Senggugu.web.id - Cara Pengajuan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Agar Disetujui Pihak Perbankan Dan Menjaga Angsuran Tepat Waktu

Senggugu.web.id - Cara Pengajuan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Agar Disetujui Pihak Perbankan Dan Menjaga Angsuran Tepat Waktu. Kita tau bahwa memiliki rumah sendiri adalah menjadi impian setiap warga negara, tetapi ditengah kondisi ekonomi yang sekarang ini, sulit untuk mewujudkan hal itu. Salah satu langkah yang dapat ditempuh adalah lewat program Kredit Perumahan Rakyat (KPR). Dengan adanya program-program Kredit Perumahan Rakyat tersebut sebenarnya sangat membantu sekali dalam mewujudkan impian kita tadi. 

Senggugu.web.id - Cara Pengajuan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Agar Disetujui Pihak Perbankan Dan Menjaga Angsuran Tepat Waktu

Sebenarnya tidak sulit untuk mengajukan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) tersebut, akan tetapi yang utama harus kita ukur adalah kemampuan kita dalam melakukan angsuran kredit yang akan berjalan cukup lama, Penghasilan yang kita dapat setiap bulannya tidak dapat sepenuhnya untuk membayar angsuran kredit karena kebutuhan rumah tangga yang semakin tinggi saat ini terkadang tidak pernah cukup dibandingkan penghasilan yang kita dapat setiap bulannya. Jadi sebenarnya kita harus lebih pandai dalam mengatur keuangan rumah tangga agar semua kebutuhan tetap terpenuhi.

Senggugu.web.id - Cara Pengajuan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) Agar Disetujui Pihak Perbankan Dan Menjaga Angsuran Tepat Waktu Adalah Sebagai Berikut:

Dalam pembelian sebuah rumah, hendaknya kita benar-benar mempertimbangkan seluruh aspek baik dari lingkungan, kenyamanan, harga, kondisi tanah, dan lain sebagainya, karena dalam hal ini tentu kita akan menempatinya dalam kurun waktu yang lama. Rumah yang nyaman dan luas adalah impian setiap manusia, tetapi tidak sedikit dana yang kita keluarkan untuk mewujudkan impian tersebut. Berikut cara pengajuan kredit perumahan dan pertimbangannya.

1.   Kenali Perumahan Yang Akan Dibeli Dan Mengukur Kemampuan Kita

Hal pertama dalam mengajukan Kredit Perumahan Rakyat adalah mengetahui target rumah yang akan kita ajukan kredit perumahan, hal ini menjadi utama, karena kita akan menempati rumah tersebut dalam kurun waktu yang lama dan status kepemilikan rumah apakah melalui developer, jual beli perorangan, atau yang lainnya. Selanjutnya mengukur kemampuan bayar angsuran setiap bulannya dan mencari tau harga pembelian yang akan kita ajukan KPR tersebut. Berikut ini contoh perhitungan kemampuan bayar angsuran bulanan berdasarkan harga cash rumah yang akan di beli.

Penghasilan Tetap Perbulan : Rp. 3.000.000,-
Harga Rumah Yang Diajukan : Rp. 200.000.000,-
DP yang dibutuhkan 15% dari harga beli : Rp. 30.000.000,-
Misalkan Suku Bunga Pengajuan Kredit Pertahun : 6.00%
Apabila jangka waktu yang dibutuhkan : 15 Tahun (Perbandingan Tenor 10 Tahun)

Contoh Perhitungan Dengan Tenor 15 Tahun Adalah :
Mencari Total Angsuran Bunga :
  • Rumus : Pokok Kredit x Bunga Per Tahun x Tenor Per Tahun
  • : Rp. 170.000.000,- x 6% x 15
  • : Rp. 153.000.000,- 
Mencari Total Angsuran Perbulan :
  • Rumus : Pokok Kredit + Total Bunga / Total Tenor (Bulan)
  • : Rp. 170.000.000,- + Rp. 153.000.000,- = Rp. 323.000.000,-
  • : Rp. 323.000.000,- / 180 Bulan (15 Tahun)
  • : Rp. 1.794.444,44,-
Jadi Total Angsuran Perbulan : Rp. 1.794.444,- /Bulan (Selama 180 Bln)

Contoh Perhitungan Dengan Tenor 10 Tahun Adalah :
Mencari Total Angsuran Bunga :
  • Rumus : Pokok Kredit x Bunga Per Tahun x Tenor Per Tahun
  • : Rp. 170.000.000,- x 6% x 10
  • : Rp. 102.000.000,- 
Mencari Total Angsuran Perbulan :
  • Rumus : Pokok Kredit + Total Bunga / Total Tenor (Bulan)
  • : Rp. 170.000.000,- + Rp. 102.000.000,- = Rp. 272.000.000,-
  • : Rp. 272.000.000,- / 120 Bulan (10 Tahun)
  • : Rp. 2.266.666,67,-
Jadi Total Angsuran Perbulan : Rp. 2.266.667,- /Bulan (Selama 120 Bln)

Setelah kita tau perhitungan angsuran kredit yang harus menjadi tanggung jawab kita diatas, kita bisa menilai sendiri apakah mampu untuk membayar angsuran diatas sesuai tenor yang kita pilih, dan kita dapat memenuhi uang muka (DP) sesuai harga pembelian rumah terkait pengajuan kredit KPR ini. Hal ini lah yang paling utama harus kita pertimbangkan kedepan demi kelancaran pihak bank maupun untuk kita sendiri sebelum mengajukan KPR tersebut.

2.   Melakukan Saving Penghasilan Tiap Bulan Nya Untuk Cadangan Angsuran

Melakukan saving penghasilan yang kita jadikan rutinitas setiap bulannya tidak lah merugikan bagi kita, malah sebaliknya akan sangat membantu dalam memecahkan masalah keuangan kita. Dalam perjalanan hidup, kita tidak bisa tau permasalahan apa yang akan dihadapi kedepan nanti, tentu akan banyak sekali kebutuhan yang mendesak yang mengharuskan kita untuk menggunakan penghasilan yang telah kita anggarkan setiap bulannya. Situasi seperti ini, Saving Penghasilan tersebut sangat berguna untuk menutupi kekacauan anggaran yang terjadi.

3.   Kelengkapan Dokumen dan Data Diri Calon Nasabah

Hal yang kedua harus dipastikan adalah kelengkapan dokumen data diri calon nasabah itu sendiri seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), Buku Nikah, NPWP, Kwitansi jual beli terkait usaha kita, bagi yang bekerja pada suatu perusahaan tentu dibutuhkan pula surat keterangan penghasilan, dan lain sebagainya. Sebaiknya persiapkan data diri anda dari sekarang, karena sering terjadi data diri ini sebagian orang baru akan melengkapinya pada saat di butuhkan saja, hal ini banyak terbukti pada saat mau mengajukan kredit atau pun kondisi lainnya baru akan mengurus kelengkapan data diri kita.

4.   Lama Waktu Bekerja Jika Kita Karyawan Suatu Perusahaan

Hal yang harus diperhatikan adalah lama waktu bekerja, karena pihak perbankan biasanya mensyaratkan masa kerja minimal 2 tahun untuk mengajukan kredit KPR melalui potongan gaji (payroll).

5.  Riwayat Pinjaman Terhadap Kredit Sebelumnya

Calon nasabah sebelum mengajukan KPR ini tentunya harus memperhatikan riwayat dan ketaatannya ketika mengakses kredit lain. Sebab hal itu turut menjadi pertimbangan pihak bank sebelum memberikan kredit. Ketepatan membayar angsuran itu sangat penting bagi perbankan. Karena pihak BI mensyaratkan kepada perbankan untuk melakukan cek berlaku untuk semua kredit yang ada.

Jadi mengenai riwayat kredit kita sebelumnya akan terekam dan dapat diakses oleh pihak perbankan untuk menilai kelayakan pemberian kredit KPR tersebut. Menjaga nama baik dalam riwayat kredit yaitu dengan melakukan angsuran tepat waktu akan sangat menguntungkan kita untuk persetujuan kredit yang kita ajukan.

6.  Konsulltasi Kredit Perlu Untuk Dilakukan

Calon nasabah sebelum melakukan kredit KPR ini, sebaiknya berkonsultasi baik kepada keluarga, teman dekat, maupun pihak perbankan sendiri guna memberikan masukan terkait pengajuan kredit KPR tersebut, apalagi kita pertama kali berurusan dengan kredit perbankan ini tentu masih bingung dalam proses kredit dan kita bisa mendapatkan gambaran terkait spesifikasi rumah yang dapat di beli sesuai dengan penghasilan yang kita dapatkan serta surat menyurat rumah yang nantinya akan menjadi jaminan pihak perbankan.

7.  Selalu Terbuka Dan Berbagi Permasalahan Yang Sedang Dihadapi

Calon nasabah dalam mengajukan KPR ini, sebaiknya dapat berterus terang kepada pihak perbankan dengan kondisi yang sedang dihadapi agar dapat dicarikan solusi terkait permasalahan tersebut. Bukan hanya sebelum mengajukan kredit, tetapi apabila kita sudah menjadi nasabah pun tetap harus terbuka dan konsultasi terkait masalah keuangan dan angsuran yang dihadapi.

Demikianlah tips pengajuan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) agar disetujui pihak Perbankan dan menjaga angsuran tepat waktu. Terima Kasih Atas Kunjungannya .. !!